Bantaeng Lampaui Target Luas Tambah Tanam
Bantaeng, 3 Juli 2026 – Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Pangan Berkelanjutan Kabupaten Bantaeng, Siswani, mengikuti kegiatan Koordinasi Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT), Optimalisasi Lahan (Oplah), dan Corporate Social Responsibility (CSR) yang diselenggarakan di Aula BRMP Sulawesi Selatan. Kegiatan koordinasi dibuka oleh Penanggung Jawab Provinsi Sulawesi Selatan, Taufik Ratule. Terkait kegiatan tersebut, Menteri Pertanian menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis untuk menjaga momentum produksi nasional sekaligus memperkuat fondasi swasembada pangan yang berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut disampaikan capaian Kabupaten Bantaeng yang berhasil melampaui target Luas Tambah Tanam (LTT) periode Juni 2026. Dari target seluas 3.853 hektare, realisasi tanam mencapai 3.856,38 hektare atau 100,09%, menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak dalam mendukung peningkatan produksi pangan. Sementara itu, target LTT Kabupaten Bantaeng untuk Juli 2026 telah disepakati sebesar 1.713,76 hektare.
Koordinasi juga membahas implementasi Program Pertanian PM-AAS di Sulawesi Selatan yang berfokus pada penerapan teknologi mekanisasi pertanian guna meningkatkan efisiensi budidaya dan produktivitas hingga 10 ton per hektare. Pendampingan akan terus diperkuat, termasuk di Kabupaten Bantaeng, agar pemanfaatan teknologi dapat diterapkan secara optimal oleh para petani.
Sebagai tindak lanjut, tim pendamping LTT akan melaksanakan monitoring lapangan sekaligus verifikasi Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) Program PM-AAS di Kabupaten Bantaeng. Langkah ini bertujuan memastikan kesiapan lokasi, ketepatan sasaran penerima manfaat, serta mempercepat implementasi program guna mendukung tercapainya target produksi dan swasembada pangan berkelanjutan.